Elements Penting Pabrikasi Kusen, Jendela & Pintu Aluminium
Pabrikasi kusen, jendela, dan pintu aluminium adalah proses kompleks yang menuntut perhatian terhadap detail material, presisi teknis, dan standar kualitas tinggi. Berdasarkan spesifikasi teknis standar proyek konstruksi, berikut elemen-elemen penting yang harus diperhatikan dalam proses pabrikasi untuk menghasilkan produk aluminium yang kuat, tahan lama, dan berfungsi optimal.
1. Spesifikasi Material Aluminium
Standar dan Paduan Bahan
Material aluminium untuk kusen dan pintu harus memenuhi standar spesifik untuk menjamin kualitas dan daya tahan. Standar yang berlaku antara lain SNI 07-0603-1989 (Produk Aluminium Ekstrusi untuk Arsitektur), ASTM B221M-91, dan JIS H-4100 .
Paduan aluminium yang umum digunakan adalah AA6063 dengan pemanasan T5 atau T6 . Material ini dipilih karena:
- Mudah dibentuk untuk profil kompleks
- Permukaan halus untuk anodisasi atau powder coating
- Keseimbangan kekuatan dan berat yang optimal
Ketebalan Profil
Ketebalan profil sangat menentukan kekuatan kusen. Berdasarkan standar proyek, ketebalan minimal untuk kusen adalah 1,35 mm – 1,5 mm . Namun secara umum:
- Kusen jendela: 1,0 – 1,2 mm (rumah tinggal)
- Kusen pintu: 1,2 – 1,4 mm
- Pintu/komersial besar: minimal 2 mm
Kekuatan Material
Standar spesifikasi mengharuskan profil aluminium memiliki:
- Ultimate strength: minimal 28.000 psi
- Yield strength: minimal 22.000 psi
- Shear strength: minimal 17.000 psi
- Defleksi maksimum: 2 mm
2. Finishing dan Pelapisan
Anodizing
Proses elektrokimia yang menciptakan lapisan oksida untuk meningkatkan ketahanan korosi dan kekerasan permukaan . Standar anodizing mensyaratkan:
Powder Coating
Finishing cat bubuk dengan ketebalan lapisan mencapai 60 mikron untuk perlindungan optimal . Powder coating memberikan:
- Daya tahan terhadap goresan
- Perlindungan dari sinar UV
- Pilihan warna lebih luas
Perlindungan dari Korosi
Kusen aluminium yang kontak dengan bahan alkaline (beton, adukan, plesteran) harus diberi lapisan anti korosi seperti asphaltic varnish . Hal ini mencegah reaksi kimia yang dapat merusak permukaan aluminium.
3. Proses Seleksi Material Pra-Fabrikasi
Sebelum proses pabrikasi, material harus diseleksi secara ketat dengan memperhatikan:
Keseragaman warna sangat penting – profil harus diseleksi ulang saat pabrikasi unit sehingga setiap unit memiliki warna yang sama .
4. Spesifikasi Toleransi Pabrikasi
Proses pabrikasi harus menghasilkan produk dengan toleransi presisi tinggi:
5. Metode Pabrikasi dan Fabrikasi
Pemotongan dan Pembentukan
- Pemotongan aluminium harus dijauhkan dari material besi untuk menghindari kontaminasi debu besi
- Pengeboran (drill) dan punching harus menghasilkan hasil rapi
- Semua pemotongan harus dilakukan sebelum proses anodisasi
Pengelasan
Pengelasan dibenarkan menggunakan Non-Activated Gas (Argon) dari arah bagian dalam agar sambungan tidak tampak dari luar .
Sambungan
- Semua sambungan harus kuat dan teliti dengan sekrup, rivet, atau stap
- Pengelasan harus rapi untuk memperoleh kualitas sesuai gambar
6. Sistem Pengencangan dan Aksesoris
Sekrup
- Harus dari stainless steel (AISI seri 300)
- Pemasangan kepala tertanam (tidak terlihat dari luar)
- Pemasangan sedemikian rupa sehingga setiap sambungan kedap air
Angkur untuk Rangka
- Terbuat dari steel plate tebal minimal 2-3 mm
- Lapisan zink tidak kurang dari 13 mikron
- Pemasangan pada interval maksimal 300-600 mm
Gasket dan Sealant
- Weather strip dari EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer) untuk ketahanan cuaca
- Joint sealer dari butyl rubber untuk menutup celah antar profil
- Sealant untuk kaca menggunakan silicone glazing sealant
- Tebal bahan kedap air antara kaca dan profil aluminium minimal 5 mm
7. Perlindungan Permukaan Selama Proses
Selama fabrikasi dan pemasangan, permukaan aluminium harus dilindungi dari:
- Goresan, retak, bercak, dan noda
- Kontak dengan semen atau adukan (gunakan cat transparan atau lembaran plastik/vinyl tape)
- Reaksi elektronik dengan logam lain (gunakan coating khusus)
Setelah pemasangan, noda pada permukaan dapat dibersihkan dengan volatile oil .
8. Pemasangan dan Setelan Akhir
- Toleransi pemasangan 10-25 mm dari dinding, diisi dengan beton ringan/grout
- Semua sambungan tanpa celah
- Setiap sudut harus 90°
- Celah antara kaca dan kusen ditutup sealant
- Ambang bawah kusen eksterior dilengkapi flashing penahan air hujan
9. Garansi
Kontraktor/pabrikator harus memberikan garansi tertulis:
- Mencakup kesempurnaan pemasangan, pengoperasian, dan kondisi semua pintu/jendela
- Periode minimum 1 tahun setelah pekerjaan selesai
📱 Hubungi Kami untuk Konsultasi Pabrikasi Aluminium Profesional!
WhatsApp: 08812941957
Website: soloalumunium.co.id
Workshop: Padokan RT 02 RW 04, Sawahan, Ngemplak, Boyolali 57375
Apakah anda sedang mencari aplikator alumunium di Solo?
Solo Alumunium merupakan aplikator alumunium Solo memberikan layanan jasa pembuatan kusen alumunium rumah minimalis di Solo. Alumunium Solo adalah salah satu toko jasa pembuatan kusen alumunium rumah minimalis di solo, supplier kusen alumunium solo, kontraktor alumunium solo, pemborong alumunium solo, tukang alumunium solo, pemasangan alumunium solo, tukang jendela alumunium solo, tukang pintu alumunium solo, toko alumunium solo, agen alumunium solo, distributor alumunium solo, workshop alumunium solo, dengan harga alumunium termurah di kota Solo.
