About Alumunium
Tentang Aluminium Material Terbaik untuk Kusen, Pintu & Jendela. Apa itu Aluminium? Keunggulan Aluminium dengan Jenis & Perbandingan dengan Material Lain
Pelajari seluk-beluk material aluminium untuk kusen, pintu, jendela, partisi, dan kitchen set. Temukan keunggulan, jenis, dan perbandingannya dengan kayu & baja. Baca selengkapnya!

Aluminium adalah material logam ringan yang memiliki kombinasi sempurna antara kekuatan, ketahanan korosi, dan fleksibilitas desain. Dalam dunia konstruksi dan arsitektur modern, aluminium telah menjadi pilihan utama untuk kusen, pintu, jendela, partisi, hingga kitchen set.
Di Solo Raya, permintaan akan produk aluminium terus meningkat karena kesadaran masyarakat akan keunggulan material ini dibanding kayu atau baja. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang aluminium, dari sifat dasar hingga aplikasinya di rumah Anda.
Apa Itu Aluminium?
| Properti | Keterangan |
|---|---|
| Nama Kimia | Aluminium (Al) |
| Nomor Atom | 13 |
| Warna | Putih keperakan |
| Berat Jenis | 2,70 g/cm³ (1/3 berat baja) |
| Titik Leleh | 660°C |
| Konduktivitas | Baik untuk panas dan listrik |
| Ketahanan Korosi | Sangat baik (berkat lapisan oksida alami) |
Aluminium adalah logam non-ferro (tidak mengandung besi) yang tidak berkarat seperti besi atau baja. Material ini diekstrusi menjadi berbagai profil yang digunakan untuk kusen, pintu, jendela, dan produk arsitektur lainnya.
Sejarah Singkat Aluminium
| Tahun | Peristiwa |
|---|---|
| 1825 | Hans Christian Ørsted pertama kali mengisolasi aluminium |
| 1856 | Henri Sainte-Claire Deville mengembangkan metode produksi komersial |
| 1886 | Charles Martin Hall dan Paul Héroult menemukan proses elektrolisis (Hall-Héroult) |
| 1890 | Aluminium mulai digunakan untuk aplikasi arsitektur |
| 2020 | Aluminium menjadi material terpopuler kedua di dunia setelah baja |
Keunggulan Aluminium untuk Konstruksi
1. Tahan Rayap 🐜
| Material | Rayap |
|---|---|
| Aluminium | ❌ Tidak disukai |
| Kayu | ✅ Rawan dimakan |
Rayap adalah masalah serius di Indonesia, terutama di Solo Raya yang beriklim tropis lembab. Aluminium adalah solusi permanen karena rayap tidak bisa memakan logam.
2. Tahan Air & Lembab 💧
Aluminium tidak lapuk, tidak mengembang, dan tidak berjamur seperti kayu ketika terkena air. Sangat cocok untuk area basah seperti kamar mandi, dapur, dan area yang sering terkena hujan.
3. Tahan Karat 🛡️
Aluminium memiliki lapisan oksida alami yang melindunginya dari korosi. Finishing powder coating atau anodizing semakin meningkatkan ketahanannya terhadap cuaca tropis.
4. Ringan namun Kuat 💪
| Perbandingan | Aluminium | Baja |
|---|---|---|
| Berat jenis | 2,70 g/cm³ | 7,85 g/cm³ |
| Rasio kuat/berat | Tinggi | Sedang |
Aluminium 1/3 berat baja dengan kekuatan yang memadai untuk aplikasi arsitektur. Ringan berarti lebih mudah dipasang dan mengurangi beban struktur bangunan.
5. Fleksibel dalam Desain 🎨
Aluminium dapat diekstrusi menjadi berbagai bentuk profil:
- Profil 2 inci, 3 inci, 4 inci, dan custom
- Warna finishing: silver, putih, hitam, coklat, serat kayu
- Lapisan: anodizing atau powder coating
6. Ramah Lingkungan 🌱
Aluminium adalah material yang 100% dapat didaur ulang tanpa kehilangan kualitas. Daur ulang aluminium hanya membutuhkan 5% energi dibanding produksi dari bijih bauksit.
Jenis-Jenis Aluminium untuk Arsitektur
Berdasarkan Merek
| Merek | Asal | Kualitas | Harga |
|---|---|---|---|
| Inkalum | Indonesia | Ekonomis – Standar | Rp95.000 – Rp125.000/m |
| Alcomexindo | Indonesia | Standar – Baik | Rp100.000 – Rp150.000/m |
| Alexindo | Indonesia | Menengah – Baik | Rp120.000 – Rp220.000/m |
| Alcan | Kanada – Global | Premium | Rp200.000 – Rp300.000/m |
| YKK | Jepang – Global | Premium | Rp250.000 – Rp350.000/m |
Berdasarkan Finishing
| Finishing | Proses | Keunggulan | Harga |
|---|---|---|---|
| Anodizing | Elektrokimia | Warna silver natural, tahan lama | Standar |
| Powder Coating | Cat bubuk oven | Banyak warna, tahan gores | Lebih tinggi |
| Serat Kayu (Wood Grain) | Transfer printing | Tampilan kayu alami | Tertinggi |
Berdasarkan Ketebalan
| Ketebalan | Standar SNI | Kegunaan |
|---|---|---|
| 0,8 mm | ❌ Tidak | Ekonomis, kurang direkomendasikan |
| 1,0 mm | ✅ Ya | Standar untuk rumah tinggal |
| 1,2 mm | ✅ Ya | Premium, untuk bangunan komersial |
| 1,5 mm+ | ✅ Ya | Proyek khusus, beban berat |
Sesuai SNI 07-0603-1989, ketebalan minimal aluminium untuk kusen arsitektur adalah 1,0 mm dengan mutu Kelas 1.
Perbandingan Aluminium dengan Material Lain
Aluminium vs Kayu
| Aspek | Aluminium | Kayu |
|---|---|---|
| Tahan Rayap | ✅ Ya | ❌ Rawan |
| Tahan Air | ✅ Ya | ❌ Lapuk |
| Tahan Api | ✅ Ya (tidak terbakar) | ❌ Mudah terbakar |
| Perawatan | Mudah (lap basah) | Sulit (politur) |
| Umur Pakai | 10-20 tahun | 5-10 tahun |
| Harga Mulai | Rp600.000 | Rp1.000.000 |
| Nilai Estetika | Modern | Klasik alami |
Kesimpulan: Aluminium lebih unggul untuk kepraktisan dan ketahanan. Kayu lebih unggul untuk estetika klasik.
Aluminium vs Baja
| Aspek | Aluminium | Baja |
|---|---|---|
| Berat | Ringan (2,70) | Berat (7,85) |
| Karat | ✅ Tidak | ❌ Rawan karat |
| Kekuatan Tarik | 90-400 MPa | 400-2000 MPa |
| Kemudahan Fabrikasi | Mudah | Sulit |
| Harga per kg | Lebih mahal | Lebih murah |
Kesimpulan: Aluminium lebih cocok untuk aplikasi arsitektur yang tidak memerlukan kekuatan sangat tinggi tetapi mengutamakan ketahanan karat dan bobot ringan.
Aluminium vs UPVC
| Aspek | Aluminium | UPVC |
|---|---|---|
| Kekuatan | Tinggi | Sedang |
| Tahan Cuaca | ✅ Sangat baik | ❌ Bisa getas jika terkena sinar UV |
| Tahan Api | ✅ Ya (tidak terbakar) | ❌ Meleleh |
| Warna | Banyak pilihan | Terbatas |
| Harga | Lebih mahal | Lebih murah |
| Umur Pakai | 10-20 tahun | 5-10 tahun |
Kesimpulan: Aluminium lebih unggul untuk jangka panjang, terutama di area dengan paparan sinar matahari langsung.
Aplikasi Aluminium di Rumah & Bangunan
1. Kusen Aluminium
Rangka untuk pintu dan jendela. Paling banyak dicari karena tahan rayap dan tidak melengkung.
2. Pintu Aluminium
Tersedia berbagai model: swing, sliding, lipat, kaca, kamar mandi.
3. Jendela Aluminium
Model sliding, swing, atau jungkit (casement) untuk sirkulasi udara.
4. Partisi Aluminium
Pembatas ruangan dengan kaca, memberikan kesan luas dan modern.
5. Kitchen Set Aluminium
Kabinet dapur tahan air dan api, tidak mengembang seperti kayu.
6. Etalase Aluminium
Pajangan toko yang kokoh dan elegan.
7. Lemari & Rak Aluminium
Solusi penyimpanan untuk dapur, kamar mandi, atau garasi.
8. Canopy Aluminium
Atap pelindung teras atau area parkir.
Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk Aluminium
Untuk menjamin kualitas, produk aluminium arsitektur harus memenuhi standar berikut:
| Standar | Judul | Keterangan |
|---|---|---|
| SNI 07-0603-1989 | Produk aluminium ekstrusi untuk arsitektur | Spesifikasi profil aluminium |
| SNI 03-2445-1991 | Kusen, pintu, jendela aluminium | Spesifikasi teknis kusen |
| SNI 03-0573-1989 | Syarat umum jendela aluminium paduan | Uji kebocoran udara, air, beban angin |
Mengapa memilih produk ber-SNI?
- ✅ Jaminan ketebalan material
- ✅ Jaminan kekuatan ekstrusi
- ✅ Teruji kebocoran udara & air
- ✅ Sesuai untuk kontrak proyek pemerintah
Proses Manufaktur Profil Aluminium
text
Bauksit (bijih)
↓
Pemurnian (Proses Bayer)
↓
Alumina (Al₂O₃)
↓
Peleburan (Proses Hall-Héroult)
↓
Aluminium murni
↓
Penuangan (Ingot / Billet)
↓
Ekstrusi (Die extrusion)
↓
Profil aluminium (kusen, pintu, dll)
↓
Finishing (Anodizing / Powder coating)
↓
Produk jadi
↓
Perakitan & Pemasangan
Perawatan Aluminium Agar Awet
Perawatan aluminium sangat mudah. Ikuti panduan berikut:
| Tindakan | Frekuensi | Cara |
|---|---|---|
| Membersihkan debu | Setiap minggu | Lap dengan kain microfiber kering atau basah |
| Membersihkan noda membandel | Sesuai kebutuhan | Gunakan sabun lembut dan air hangat |
| Melumasi engsel & rel | Setiap 6 bulan | Olesi dengan WD-40 atau pelumas silikon |
| Memeriksa karet peredam | Setiap tahun | Pastikan tidak kering atau retak |
❌ Hindari: Pembersih abrasif (ampelas, soda kue) dan pemutih klorin.
Mitos dan Fakta Tentang Aluminium
Mitos 1: Aluminium mudah penyok
Fakta: Aluminium dengan ketebalan standar (1,0-1,2mm) memiliki kekuatan yang cukup untuk aplikasi arsitektur. Penyok hanya terjadi jika menggunakan aluminium tipis (<0,8mm) atau terkena benturan keras.
Mitos 2: Aluminium panas di siang hari
Fakta: Aluminium memang menghantarkan panas, tetapi desain profil modern dengan rongga udara (thermal break) mengurangi transfer panas secara signifikan.
Mitos 3: Aluminium tidak ramah lingkungan
Fakta: Aluminium adalah salah satu material paling ramah lingkungan karena 100% dapat didaur ulang tanpa penurunan kualitas. Daur ulang aluminium menghemat 95% energi dibanding produksi dari bijih bauksit.
Mitos 4: Semua aluminium sama kualitasnya
Fakta: Kualitas aluminium sangat bervariasi tergantung merek, ketebalan, dan finishing. Pilih produk ber-SNI untuk jaminan kualitas.
FAQ Tentang Aluminium
Q: Apakah aluminium bisa berkarat?
A: Aluminium tidak berkarat seperti besi. Namun, jika lapisan finishing-nya rusak, bisa muncul bintik oksidasi berwarna putih yang dapat dibersihkan.
Q: Berapa umur pakai kusen aluminium?
A: Dengan perawatan minimal, kusen aluminium bisa bertahan 10-20 tahun atau lebih.
Q: Apakah aluminium termasuk logam berat?
A: Tidak. Aluminium termasuk logam ringan dengan berat jenis 2,70 g/cm³.
Q: Apakah aluminium aman untuk kontak makanan?
A: Ya. Aluminium banyak digunakan untuk peralatan masak dan kemasan makanan.
Q: Apakah finishing serat kayu tahan lama?
A: Ya. Finishing powder coating serat kayu (wood grain) memiliki daya tahan yang sama dengan powder coating biasa.
Hubungi Kami untuk Konsultasi Aluminium
Tertarik menggunakan aluminium untuk rumah atau bangunan Anda di Solo Raya?
📱 WhatsApp: 08812941957
📞 Telepon: 08812941957
📧 Email: info@soloalumunium.co.id
📍 Workshop: Padokan RT 02 RW 04, Sawahan, Ngemplak, Boyolali 57375
💚 Konsultasi GRATIS | Survei GRATIS | Melayani Seluruh Solo Raya
*Artikel ini diperbarui pada Juni 2026. Sumber: SNI 07-0603-1989, SNI 03-2445-1991, data teknis produsen aluminium, dan pengalaman lapangan Jasa Aluminium Solo.*
